![]() |
Ilustrasi |
Ingat-ingat ya, sebelum salat sucikanlah dirimu dari hadas. Hadas itu terdiri dari dua jenis, yaitu hadas kecil dan hadas besar. Apa sih hadas kecil dan hadas besar itu? Yuk, baca pengertiannya di bawah ini.
Hadas Kecil
Hadas kecil adalah keadaan tidak suci yang disebabkan karena mengeluarkan sesuatu dari dubur dan kubul, seperti;
- Buang angin
- Buang air besar
- Buang air kecil
- Mengeluarkan madzi
- Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan,
- Tersentuh kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram.
- Menunaikan salat
- Tawaf di Kakbah
- Menyentuh Alquran
- Wudhu
- Tayamum
Hadas besar adalah keadaan tidak suci yang disebabkan karena beberapa hal, yaitu;
- Keluarnya air mani
- Bersetubuh
- Menstruasi
- Melahirkan.
- Salat
- Tawaf di Kakbah
- Menyentuh Alquran
- Membaca Alquran
- I’tikaf
- Berpuasa
Tahukah kamu apa itu najis? Najis adalah kotoran yang dapat menghalangi sahnya salat atau tawaf. Itu artinya, jika kamu terkena najis, maka kamu tidak boleh melaksanakan salat, membaca Alquran dan juga tawaf di Kakbah, sebelum kamu membersihkan diri dari najis tersebut.
Tahukah kamu benda-benda apa saja yang termasuk najis? Benda yang termasuk najis yaitu:
- Darah
- Nanah
- Bangkai (kecuali bangkai manusia, ikan laut atau sungai dan belalang)
- Anjing dan babi
- Semua yang keluar dari dubur dan kubul, seperti tinja, air kencing, dan madzi
- Minuman keras
- Air liur binatang buas, seperti Harimau, Singa dan lain sebagainya.
Najis Mukhaffafah
Najis mukhaffafah adalah najis ringan. Cara membersihkannya cukup dengan memercikkan air ke tempat yang terkena najis tersebut. Contoh, najis mukhaffafah adalah kencing bayi laki-laki yang berumur 2 tahun atau masih menyusu.
Nah, jika kamu punya adik laki-laki dan masih menyusu pada ibumu, kemudian ia kencing di lantai, kamu bisa membersihkannya dengan cara memercikkan air ke lantai yang terkena kencing. Tapi, jika kamu ingin berbakti kepada kedua orangtua, maka bersihkanlah kencing adikmu itu sampai bersih, dengan cara membasuhnya dengan air atau kain yang sudah kamu basahi dengan air bersih.
Najis Mutawasithah
Najis mutawasithah adalah segala sesuatu yang keluar dari dubur dan kubul manusia atau binatang, barang dan cairan yang memabukkan, bangkai (kecuali bangkai manusia, ikan laut dan belalang), tulang dan bulu dari hewan yang haram dimakan. Nah, jika kamu berak atau kencing, jangan lupa di siram ya, karena air kencing dan tinja itu najis. Ingat pesan ibu guru di sekolah, bahwa Kebersihan adalah sebagian dari iman.
Najis mutawasithah ini terbagi menjadi 2 jenis lho. Mau tau apa aja jenis-jenis najis mutawasithah ini. Yuk, simak penjelasan berikut:
- Najis A’iniyah
- Najis Hukmiyah
Bagaimana cara membersihkan najis mutawasithah dan jenis-jenisnya? Kamu bisa membersihkan najis mutawasithah dengan cara membasuhnya selama 3 (tiga) kali agar sifat-sifat najisnya seperti warna, rasa dan baunya hilang. Mudah bangetkan cara membersihkannya. Makanya, jika kamu menemukan kotoran, misalnya kotoran ayam, jangan sungkan-sungkan untuk membersihkannya, karena itu selain untuk menghilangkan najis juga untuk menjaga kebersihan.
Najis Mughallazhah
Najis mughallazhah adalah najis berat. Yang termasuk najis mughallazah adalah air liur anjing, babi dan binatang sejenisnya. Jika air liur binatang tersebut mengenai badan, pakaian, sepatu, sandal dan lain sebagainya, maka kamu harus mencucinya sebanyak 7 (tujuh) kali.
Bagaimana caranya? Caranya yaitu, kamu gosok terlebih dahulu benda (baju, sandal, sepatu, dll) yang terkena air liur anjing atau babi dengan tanah atau debu. Selanjutnya bilas/ basuh dengan sabun (sabun mandi, sabun cuci, diterjen, dll) sebanyak 7 (tujuh) kali.
Najis Marfu’
Najis marfu’ adalah najis yang dimaafkan. Apa saja yang termasuk najis marfu’? Yang termasuk najis marfu’ yaitu:
- Bangkai binatang yang darahnya tidak mengalir, seperti: nyamuk, kutu, semut dan sejenisnya.
- Darah atau nanah yang keluar dari tubuh kita sendiri dan jumlahnya sangat sedikit.
- Bulu yang najis tetapi sedikit jumlahnya.
- Najis yang tidak terlihat oleh mata karena jumlahnya sangat sedikit.
- Paruh burung atau mulut tikus yang bersentuhan dengan air.
- Debu yang bercampur najis.
http://bloganaksaleh.blogspot.co.id/2017/05/seri-pengetahuan-anak-islam-apa-sih.html
BalasHapus